Cerita: Di Hari Aku Tua

20 tahun lagi.

Photo by Danie Franco on Unsplash

Ada waktunya ketika aku seketika saja terdiam, pikirku, benar juga ya — bersama dengan orangtua umur kita bertambah menjadi semakin tua.

Tiba-tiba saja tersadar bila waktu tidak akan ada selamanya, entah untuk mereka ataupun untukku.

Sebuah keindahan kerap aku lihat ketika memperhatikan seorang Nenek dan anak tertuanya. Tiada berbeda hubungan mereka satu sama lainnya hingga sekarang.

Mereka menganggap satu sama lainnya sebagai seorang ibu dan anak. Yang ibu bukanlah seorang Nenek, dan yang anak bukanlah seorang tua.

Keduanya memiliki hubungan yang sama sebagaimana sewaktu mereka muda.

Ini adalah keindahan.

Aku pun membayangkan 20 tahun yang akan datang. Mengenai aku dan orang tuaku.

Umur mereka di kala itu akan memasuki 70 tahun, sedangkan umurku sudah berkepala empat.

Kurasa kami akan menjadi seperti ini:

Aku sangat senang bisa menuliskan hal ini. Hanya tinggal menunggu 20 tahun lagi ~~~

My heart is troubled right now.

Sean isn’t a name, but an idea.

Sean isn’t a name, but an idea.